5

[Review] Tsani & Athaya

image

Judul:  Tsani & Athaya
Karya:  Susan Arisanti
Terbit:  April 2015
Tebal buku: 172 halaman
Penerbit: Griya Pustaka

Assalamualaikum. Hola-helooow, balik lagi. Dah lama banget gak berkunjung ke sini *yampun. Okey, kali ini gue bawa cerita yang baru #asikkk.
Novel satu ini bercerita tentang cowo atheis dan cewe muslimah. Lama gue tungguin buat dibaca, nanya kiri kanan gak ada, sampe nanya ke penulisnyapun udah abis, hingga suatu hari ada fanpage watty yang stock ini buku. Langsung cuss beli, hehe. Novel ini beda banget sama novel yang biasa gue baca. Yup, ini kisah cinta berbalut religi yang dikemas apik sama kak Susan dan buat wawasan Islam gue bertambah disetiap karyanya. Baiklah, langsung aja cekidott…^^

Sinopsis:
Tsani ingin hidup bersama pria yang menikahinya karena Allah. Ia ingin menjalani kehidupan sesuai apa yang iayakini. Namun, ketika Athaya datang padanya dengan sebuah alasan, ia tak mampu menolak. Meski ia tahu bahwa Athaya sama sekali bukan suami ideal baginya.
Banyak hal mendasar yang mengakibatkan mereka berbeda, terlebih Athaya adalah seorang atheis yang berkebalikan dengan Tsani. Juga dosa-dosa masa lalu yang mengancam hubungan mereka. Akan tetapi, bukankah seburuk apapun masa lalu seseorang, masa depannya masih suci?
————–
Sepenggal Cerita:

Kisah Tsani ini bermula saat dia memberanikan diri bertemu dengan Athaya untuk menyelamatkan pesanteren milik ayahnya. Lalu, Athaya membuat penawaran akan mengabulkan keinginan Tsani asal dia bisa ‘tidur’ dengannya. Tsani menyanggupi dengan syarat mereka harus menikah dulu, walaupun nikah siri. Singkatnya mereka menikah dan terjadilah malam pertama. Hmm, di sini awal mula pergolakan batin, saat Athaya ingin menagih haknya, Tsani meminta untuk terlebih dahulu Athaya solat pengantin 2 rokaat dan mendoakannya (gue baru tau ini^^). Saat itulah Athaya geram dan hilang mood, lalu mengaku bahwa dia gak percaya Tuhan itu ada. Jujur dibagian ini gue mau nangis, denger cerita Athaya kenapa dia sampe atheis. Rasanya sakit banget seseorang bilang kaya gitu. Gue tambah bergemuruh saat Tsani bilang “Laa illaha illallah, kau dengar jantungmu? Bisa merasai detaknya? Seperti itulah Tuhan. Kita mungkin tak bisa melihatNya, akan tetapi kita bisa merasakan kehadiranNya” Allahu Akbar. Kisah mereka juga menjadi pelajaran buat gue. Jatuh bangunnya kisah mereka, gue salut banget sama karakter Tsani di sini, kak susan ngebuat seorang muslimah, namun sangat kuat dengan segala tekat dan iman yang dia bawa untuk merubah suaminya. Salut sama Tsani yang tetap bertahan dengan segala kekelaman masa lalu Athaya yang jauh dari kata Islami. Gue juga suka kata-kata ini “Seburuk apapun masa lalumu, masa depanmu masih suci”, jadi jargon banget kayanya. Haha. Rasanya gue mau numpahin di sini semua, gue suka semuanya. Tangis, tawa, getaran, semua jadi satu. Saat Athaya mendoakan Tsani yang lagi tidur dengan memohon pada Allah untuk mengharamkan wajah istrinya dari api neraka dan masuk surga tanpa dihisab. Subhanallah, gue sampe mikir “apa suami gue kelak bakal doain gue juga?” Hahhaa, *yampun na, aamiin^_^*. Salut juga sama Athaya, emang yah banyak banget gangguannya kalo mau Hijrah dan kembali padaNya. Oia, gue juga penasaran sama bacaan Alfiyah Ibnu Malik yang dihafal sama Athaya sebagai syarat dari sang mertua. Pasalnya di setiap karya Susan selalu ada kata hafalan Alfiyah. Kayanya semua pada apal deh, kecuali gue ><…

Well, gue suka banget sama semua karya Susan Arisanti. Berbekal aplikasi wattpad, gue menemukan karya indah ini. Semua karyanya berbau religi, sarat makna, menambah wawasan keIslaman kita. Kadang gue gemeter bahkan sampe nangis saat baca tulisan yang begitu mengagungkan keberadaanNya. Subhanallah, bahkan dari yang gue gak tau, jadi tau. Thanks kak Susan.

Gue mau ngasih bintang 5 boleh ^o^//. Sebenernya gue cuman aga keganggu sama covernya yang menurut gue jauh dari kata bagus, maaf. Tapi, gue berpikir apa gak ada pemilihan cover yang lebih baik dari itu? Yah, perumpamaan ini kayanya berlaku "Don’t judge a book by its cover“, hoho.

Ahhhhh, gue mau nulis beberapa quote yang gue suka. Boleh yah kak Susan :* ((ia, sok atuh)) #ngarang :p

Halaman 33 (yang bikin senyum-senyum):
“Jika ada lelaki memgucapkan ribuan kata cinta-aku belum tentu menyerahkan hatiku. Namun, sekali saja lelaki itu mengucapkan ‘qabiltu nikahha’ maka aku akan mencintainya habis-habisan”

Halamam 75 (buat gue paham makna sahabat, beserta kehadirranNya yang amat dekat):
“Bukankah itu manfaat persahabatan? Tatkala dunia mengucilkanmu, membencimu, dan memusuhimu, sahabat selalu berdiri di sisimu. Menguatkan hatimu yang rapuh dan mengigatkanmu–ada Tuhan yang selalu menggenggam hatimu dan membolak-balikan hatimu. Kau hanya perlu menemuiNya. DIA sangat dekat-lebih dekat dari pada urat nadi leher”.

Halaman 122 (ini mengingatkan gue sama nasehat Abah ke Nawaila, tentang bagaimana kita harus menjadi sebuah wadah yang menampung air*LYKST):
“Memang benar, seseorang dengan payung tidaklah mampu menghentikan hujan yang deras, akan tetapi dengan payung itu seseorang bisa berdiri tegak di tengah-tengah hujan yang deras”.

Halaman 152:
“Memaafkan adalah bentuk tertinggi dari pengertian dan bentuk terkuat kasih sayang”.

Oke, sekian kali ini. Sukses terus buat Susan Arisanti, terus berkarya dengan memukau. Makasih buat cerita Islaminya yang cetar. Semoga selalu melahirkan karya dengan tema religi yang menambah wawasan, aamiin. Berharap novel Rembulan di pinggang bukit buruan nyampe^^,kisah anak pertama Athaya & Tsani, hoho. Gue juga nunggu papah Mandala di bukuin (seru pasti antara religi, cinta, politik), terus Harris yang macem mind reader, dan tentu aja kisahnya Ni’am Zamzami yang bikin bacanya luluh lantah dengan segala pemaparan sosial dan agama (ceritanya doi kuliah di UIN Jakarta, sama kaya gue. Hahhhaha). Gue suka arti namanya Ni’am Zamzami “Berkumpullah padaku segala nikmat”.
Hauhhh, gue baru sadar kalo kisah cinta berbalut Islami itu lebih bikin lumer *es kali ah* luluh lantah, okey gue mulai lebaii. Hihi. See youuuuu.

image

Ahh, hampir lupa. Terima kasih sama fp Novel Wattpad OL buat postcard lucunya :*

Wassalamualaikum.

Iklan